


Bakrie Life adalah anak perusahaan dari Bakrie Group yang dimiliki langsung Nirwan Bakrie selaku Pemilik Bakrie Group, BCI dan Bakrie Life. Menurut perwakilan Bakrie Life asal Jakarta Yoseph, total sisa cicilan pokok dan bunga Diamond Investa Bakrie Life yang belum dibayarkan yaitu sejak September 2010 sampai dengan Januari 2012 kurang lebih sebesar Rp 270 miliar. (Sumber:Kompas.com)Para nasabah yang sudah geregetan itu berniat menggelar demo pada 3 Agustus. Mereka akan menyerbu Istana Negara dan Gedung DPR untuk menyuarakan aspirasinya.
Bakrie Life juga mengalami tunggakkan pembayaran gaji pegawai selama 8 bulan, serta melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). PHK dilakukan melalui e-mail juga menyalahi aturan karena pembayaran pesangonnya memakai surat utang. Bagaimana mungkin membayar pesangon dengan surat utang? Ini benar-benar perusahaan Bad ethics dan Bad attitude.
Walaupun Bakrie Life sedang dalam keadaan buruk tetapi belum dinyatakan oleh pengadalian sebagai perusahaan pailit, tetap saja UU harus ditaati oleh semua pihak. Bisa dibayangkan apabila semua pengusaha menerapkan PHK melalui email dan bayar pesangon dalam bentuk surat utang.
Saat ini PHK yang dilakukan oleh Bakrie Life belum jelas. (Sumber:Detik.com)
Saat ini PHK yang dilakukan oleh Bakrie Life belum jelas. (Sumber:Detik.com)

Dirjen pembinaan hubungan industrial dan jaminan sosial tenaga kerja kemenakertrans, Myrna M Hanartani mengatakan, sesuai aturan pesangon harus dibayarkan secara tunai dan dalam jumlah yang penuh, dan dengan tegas mengatakan Pemerintah melarang pesangon dibayar pakai surat utang.
Inilah contoh perlindungan investasi terhadap nasabah di Indonesia masih kurang diutamakan. (Sumber:Kompas.com) Dan akhirnya ini juga akan berimbas kepada produk-produk investasi lainnya. Karena kepercayaan Nasabah akan investasinya kurang. Pemerintah dalam hal ini Bappepam, Menkeu beserta DPR harusnya mengawasi aliran investasi semacam ini. Harus diadakannya badan penjamin investasi nasabah yang aman sehingga tidak hanya investor besar dalam negri tetapi investor kecil dalam negri akan memberikan kontribusi terhadap aliran investasi Indonesia. Tidak hanya itu saja Investor asing pun akan melihat peluang berinvestasi di Indonesia aman dan menjanjikan.
1 komentar:
ngeri ya... Usaha yang instan dgn duit yg dihrapkan cepat datang resiko lebih besar. Pepatah high risk high return memang benar. Tinggal kita mencermati dan jeli melihat sikon.
Post a Comment